"TERDUGA TERORIS DITANGKAP TIM DENSUS 88, DENGAN BARANG BUKTI BERUPA DETONATOR, BUKU JIHAD, TABUNG GAS BERISI NITROGLISERIN"..."JOKOWI TETAP AKAN MELAKUKAN SIDAK DAN TERJUN KE LAPANGAN UNTUK MENGETAHUI KONDISI RAKYAT "....."CHELSEA AKAN KEHILANGAN COLE DAN LAMPARD"....."LORENZO MASIH BERADA DI PUNCAK KLASEMEN DI MOTO GP MALAYSIA"...."POLISI TETAPKAN PELAKU PEMOTRETAN ATAS NOVI AMALIA ADALAH TIGA ORANG"......"MENPORA TETAP MENGAKU TIDAK TERLIBAT KORUPSI HAMBALANG DAN MENYERAHKAN SEMUA PERKARA PADA PIHAK BERWAJIB "......"Kopi Luwak Asli ( JML Coffee ) membuka Pelatihan GRATIS Bisnis Kopi Luwak Asli Penangkaran Hub ; 0899.55.93.913"
Update Senin (30/10) " Kakak NT (Red: Sunardi, wajahnya mirip NT) juga ditangkap Tim Densus 88 untuk dimintai keterangan , tetangga bahkan tidak menduga kalau NT terduga jaringan teroris"

Memperingati Hari Batik Sejumlah Perusahaan Mewajibkan Karyawan Memakai Batik

Rabu, 03 Oktober 2012


NDP-Busana batik bahkan tak hanya hadir dalam dunia nyata,namun ramai dan merebak di media sosial. Itulah warna yang hadir dalam peringatan Hari Batik Nasional kemarin. Kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap berbusana batik memang seperti mengalir.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengistilahkan penggunaan batik telah menjadi gelombang nasional dan merakyat.“Batik demikian luar biasa,batik dipakai untuk fashion maupun lainnya.Sekarang saja ada mobil batik,ban juga ada yang batik,bahkan gitar dan interior juga batik,” ungkapnya di Kompleks Istana Kepresidenan,Jakarta, kemarin.

Batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia nonbenda oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009.Seiring pengakuan itu,pemerintah menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Batik Nasional. Kecintaan masyarakat terhadap batik pun kian melambung.Batik tak lagi seolah hanya ”pakaian undangan perkawinan”,tapi meluas sebagai tren busana berkelas.Lebih dari itu, busana batik juga semakin banyak menghiasi panggung fashion dunia.

Mengisi momentum itu, Mari pun ikut merayakannya dengan mengenakan baju batik khas Yogyakarta.Tak hanya dirinya,semua anggota keluarga,pembantu rumah tangga,hingga sopir pribadinya juga diminta berbatik. Seolah tak ketinggalan, semua anggota DPR kemarin juga berbusana batik.Ketua DPR Marzuki Alie,yang saat memimpin rapat paripurna mengenakan batik berwarna campuran kuning dan merah, mengaku telah menginstruksikan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR untuk memberikan surat edaran kepada semua anggota Dewan.

Surat Edaran No.PS.01/09212/DPR RI/X/2012 tersebut menegaskan bahwa pada saat pelaksanaan rapat paripurna DPR,semua anggota DPR diminta mengenakan pakaian batik.Terlihat anggota Komisi II dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mengenakan batik berwarna kuning bermotif pohon beringin. ”Saya pesan batik ini langsung dari Pekalongan, ”katanya.

Politikus dari Fraksi Partai Demokrat Nova Riyanti Yusuf mengungkapkan,sebenarnya tanpa ada Hari Batik pun, masyarakat Indonesia sudah cinta dan pasti memakai batik di setiap kesempatan.Namun, dia mengakui batik terasa sangat istimewa karena pada 2 Oktober ada momentum pengakuan internasional terhadap karya orisinal bangsa. “Hari ini saya pakai batik khusus dari Bengkulu.Saya kan campuran etnis Jawa dan Bengkulu.Jadi hari ini memilih batik yang agak berbeda dengan hari biasa. Harus ada unsur akar budaya saya dong,”kata dia.

Berbusana batik bukan satu-satunya cara untuk memeriahkan Hari Batik Nasional.Di Semarang,Jawa Tengah,empat desainer memamerkan karya eksploratif batiknya dalam pergelaran bertajuk “Semarang Batik Fashion on The Street”.Sebagaimana judulnya,fashion show itu menggunakan aspal jalan sebagai catwalk. Empat desainer tersebut yakni Intan Avantie,Dana Rahardja,Ferry Setiawan,dan Ina Priyono,masing-masing mengusung konsep desain batik tersendiri dengan menonjolkan ciri khas setiap desainer.”Ini cara kita untuk menunjukkan kecintaan terhadap batik,”kata Ferry.

Pertunjukkan peragaan busana batik juga dilakukan Pison Art Fashion N Foundation Surabaya.Tujuh siswa memamerkan rancangan batik yang berbeda.Termasuk memodifikasi busana kasual yang sedang tren sekarang ini turut dikreasikan dari bahan batik. Di Bandung sekitar 150 siswa SMA dari empat sekolah melakukan aksi “Gowes Berbatik”yakni bersepeda sambil mengenakan pakaian batik bersama istri Gubernur Jawa Barat,Netty Prasetyani Heryawan.

Kegiatan Gowes Berbatik tersebut dimulai usai jam sekolah.”Generasi muda harus mengenal dan bangga akan batik,”kata Netty. Semangat melestarikan batik juga ditunjukkan siswa SMP Stella Duce 1 Yogyakarta yang kemarin meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai sekolah pelopor pengguna batik karya sendiri dalam kegiatan Ekspo Batik. “Pemberian rekor dari Muri ke Yogyakarta bukan untuk pertama kali ini saja, termasuk rekor yang berhubungan dengan batik,” kata Manajer Muri Sri Widayati.

Sejumlah rekor terkait batik yang telah diberikan Muri kepada Yogyakarta adalah kemeja batik terbesar yang pernah diberikan pada 2006,membuat batik di selendang sepanjang 1.200 meter pada 2007,dan replika pohon natal tertinggi dari batik setinggi 19,45 meter. Selain itu,juga pernah diberikan rekor untuk membatik dengan peserta terbanyak yaitu 2.200 orang pada 2010 dan membatik dengan motif terbanyak yakni 1.001 motif pada 2010.

0 komentar:

Posting Komentar

Internasional

Ke Halaman Depan

 
 
 

Berita Populer

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

followers