"TERDUGA TERORIS DITANGKAP TIM DENSUS 88, DENGAN BARANG BUKTI BERUPA DETONATOR, BUKU JIHAD, TABUNG GAS BERISI NITROGLISERIN"..."JOKOWI TETAP AKAN MELAKUKAN SIDAK DAN TERJUN KE LAPANGAN UNTUK MENGETAHUI KONDISI RAKYAT "....."CHELSEA AKAN KEHILANGAN COLE DAN LAMPARD"....."LORENZO MASIH BERADA DI PUNCAK KLASEMEN DI MOTO GP MALAYSIA"...."POLISI TETAPKAN PELAKU PEMOTRETAN ATAS NOVI AMALIA ADALAH TIGA ORANG"......"MENPORA TETAP MENGAKU TIDAK TERLIBAT KORUPSI HAMBALANG DAN MENYERAHKAN SEMUA PERKARA PADA PIHAK BERWAJIB "......"Kopi Luwak Asli ( JML Coffee ) membuka Pelatihan GRATIS Bisnis Kopi Luwak Asli Penangkaran Hub ; 0899.55.93.913"
Update Senin (30/10) " Kakak NT (Red: Sunardi, wajahnya mirip NT) juga ditangkap Tim Densus 88 untuk dimintai keterangan , tetangga bahkan tidak menduga kalau NT terduga jaringan teroris"
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Hasmi Resmi Sangkal Terkait Jaringan Teroris

Minggu, 28 Oktober 2012




NDP-Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islam (HASMI) berencana akan mendatangi Markas Besar Polri untuk mengklarifikasi kaitan nama Hasmi dalam penangkapan 11 teroris yang dilakukan Sabtu kemarin (27/10).

"Besok Senin, kami seluruh pengurus HASMI akan mendatangi Mabes Polri. Kami akan menyampaikan klarifikasi penyebutan nama Hasmi dalam penangkapan terduga teroris di sejumlah kota kemarin," kata Syaifudin, juru bicara HASMI di Bogor, Minggu (28/10).

Syaifudin mengatakan, organisasi HASMI yang ada di Bogor tidaklah sama dengan HASMI yang disebutkan oleh Mabes Polri. Ia menyebutkan, dari segi penyebutan namanya, HASMI yang disebutkan oleh Mabes Polri adalah Harakah Suni untuk Masyarakat Indonesia.

"Sementara organisasi kami adalah Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islam. Bukan untuk Masyarakat Indonesia," katanya.

Selain itu, lanjut Syaifudin, HASMI merupakan organisasi masyarakat yang telah terdaftar di Ditjen Kesbangpol Kemendagri dengan nomor registrasi 01-00-00/0064/6:III:IV/III/2012.

Secara nasional, lanjut Syaifudin, HASMI terdaftar 2012, namun organisasi yang memiliki anggota sekitar 10.000 dan berpusat di Cimanglid, Kabupaten Bogor ini telah terbentuk dan berdiri pada tahun 2005.

Organisasi HASMI bergerak dalam bidang dakwah, sosial dan pendidikan umum serta formal. HASMI juga pernah membuat gerakan mendukung Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta pernah ikut berjuang bersama FORKAMI dalam persilisihan GKI Yasmin.

"Terkait pemberitaan ini, HASMI merasakan adanya kesimpangsiuran informasi sehingga membuat anggota HASMI menjadi merasa terpojokkan. Oleh karena itu kami akan melakukan klarifikasi terkait penangkapan teroris ini ke Mabes Polri," katanya.

Saat ditanyakan, apakah mengenal ketiga terduga teroris yang ditangkap di wilayah Bogor, Syaifudin menyebutkan, tidak mengenal ketiganya. "Sama sekali tidak kenal. Dari namanya pun tidak ada di daftar anggota. Karena setiap kami melakukan pengajian, selalu mengisi daftar hadir. Dan nama-nama yang disebutkan tidak ada di daftar HASMI," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sabtu (27/10) anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri, menangkan tiga orang terduga teroris yang merupakan jaringan Solo dengan nama Harakah Sunni untuk Masyarakat Indonesia (HASMI).
READ MORE - Hasmi Resmi Sangkal Terkait Jaringan Teroris

Jokowi Minggu Depan Baru Bicara Banjir



NDP-Jakarta waspada banjir. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi akan membahas permasalahan ini secara khusus.

"Minggu depan baru akan kita bicarakan," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Minggu (28/10).

Sayangnya, mantan Wali Kota Solo itu tidak membeberkan secara gamblang apa yang akan dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang kerap menggenangi Jakarta. Dia hanya menegaskan, masalah banjir akan menjadi perhatiannya pekan depan.

Seperti diketahui, saat ini mulai memasuki musim penghujan. Beberapa pekan ini bahkan, sudah ada sejumlah wilayah Jakarta yang kebanjiran. Misalnya Kampung Pulo, Jakarta Timur dan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
READ MORE - Jokowi Minggu Depan Baru Bicara Banjir

Jokowi Disukai Disemua Kalangan, Termasuk Anak Punk



NDP-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali ke rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Di tengah perjalanan, empat anak punk menghampiri mobil Jokowi yang terjebak lampu merah.

Anak punk yang terkesan beringas di mata masyarakat ini pun menyapa Jokowi dengan bahasa Jawa yang kental. "Pak Jokowi, piye kabare (apa kabar) Pak?," ujar salah satu anak di lampu merah Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (26/10).

Mendapat sambutan itu, Jokowi juga tak ragu menjawab sapaan mereka. "Apik (baik)," kata Jokowi sembari menjabat tangan keempat anak punk tersebut.

Sebelumnya, Jokowi menyambangi rumah susun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat untuk melakukan kroscek setelah melakukan kunjungannya sepuluh haru lalu. Dia mengontrol beberapa hal yang sebelumnya sempat diminta untuk dibersihkan.

Jokowi juga menganjurkan pada Ketua RW setempat agar lapangan yang berada di rusun Tanah Tinggi, dijadikan ruang terbuka hijau dengan mengalihfungsikan lapangan yang ada di tengah-tengah bangunan rusun menjadi taman.
READ MORE - Jokowi Disukai Disemua Kalangan, Termasuk Anak Punk

Sunardi, Kaka NT Juga Ditangkap Tim Densus



NDP-Sunardi Sofyan, kakak NT, terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Sabtu (27/10) membantah keras bahwa saudara kembarnya tersebut merupakan anggota teroris.

"Saya kenal baik siapa adik saya, dia orang biasa dan bukan seorang teroris seperti yang diberitakan selama ini," ujarnya saat ditemui Kompas.com (Minggu 28/10/2012) di rumah orang tuanya di Jalan Kebon Kacang 14 No.9 Jakarta Pusat.

Sofyan menuturkan keterkejutan keluarga atas penangkapan adiknya tersebut. Saat itu, NT yang sedang berkumpul bersama keluarga besar sedang sibuk mempersiakan keperluan kurban tiba-tiba ditangkap paksa oleh anggota Densus 88. Sontak pihak keluarga pun kaget atas penangkapan NT.

"Kami sedang kumpul keluarga besar. Tiba-tiba Densus 88 datang menggerebek adik saya. Saat saya minta surat penangkapannya, Densus hanya berkata ada, namun tidak bisa menunjukannya," ujar Sofyan.

Setelah menangkap NT, Densus beserta Gegana langsung masuk untuk menggeledah rumah tersebut. Pihak keluarga yang khawatir memprotes Gegana dan minta agar diikutsertakan dalam penggeledahan. Akhirnya setelah berdialog, pihak keluarga pun diizinkan ikut.

"Awalnya kami khawatir karena pas Gegana masuk tidak ada pihak keluarga yang ikut. Akhirnya setelah ada izin dari komandannya, kami boleh ikut" ujar Sofyan.

Dalam penggeledahan tersebut, pihak Gegana tidak menemukan benda mencurigakan dan hanya menemukan tas berisi laptop, baju dan obat asma NT. Atas penangkapan paksa tersebut, Sofyan sebagai perwakilan keluarga sangat menyesalkan mengapa Densus 88 bertindak demikian.

"Saya sangat menyesal dengan tindakan Densus. Apalagi, saat saya menanyakan surat penangkapan, pihak Densus tidak mau menunjukkannya," tutur Sofyan. Ditambahkannya, penangkapan tersebut dapat berakibat tidak baik bagi psikologis orang tuanya yang sudah tua.
READ MORE - Sunardi, Kaka NT Juga Ditangkap Tim Densus

Hari Libur -Jokowi Tetap Jalan-Jalan

Sabtu, 27 Oktober 2012




NDP-Sabtu merupakan hari libur bagi PNS, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap menggunakan waktu libur tersebut untuk melakukan tugas-tugasnya sebagai seorang Gubernur. Sejak pagi tadi, pria yang akrab disapa Jokowi itu kembali berkeliling Jakarta, menuju tempat-tempat yang menurutnya perlu mendapat perhatian khusus.

Saya lihat siap, alatnya siap, personalnya siap. Yah, yang ini baik lah, saya apresiasi. Jakarta kan sering kebakaran, kalau tidak dikontrol bahaya. Tapi yang di sini saya berikan apresiasi

Saat melakukan sidak, seperti biasa Jokowi memilih mengendarai Kijang Innovanya diikuti dua sepeda motor pengawal dari Dinas Perhubungan. Jokowi beserta istrinya, Iriana, meninjau Kali Poncol, Kecamatan Mampang, Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Inspeksi mendadak ini sontak menjadi perhatian warga.

"Kami juga kaget kok pas Pak Jokowi datang, tadi dia tidak banyak ngomong. Cuma datang lalu memerhatikan kali, setelah itu ke kantor lurah, terus pulang," ujar Nurdin, warga yang tinggal di tepi Kali Poncol.

Saat sidak, Jokowi merasa khawatir dengan kondisi perumahan di pinggir kali itu. ""Rencananya rumah yang tidak layak huni di sekitar sini, akan dikeruk," katanya tanpa penjelasan lebih lanjut.

Jokowi hanya beberapa menit meninjau permukiman kumuh itu lalu pergi lagi. Dari Poncol, Jokowi langsung menuju Kantor Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan di Lebak Bulus. Lagi-lagi, kedatangan Jokowi sontak mengagetkan para petugas pemadam kebakaran. Jokowi langsung menuju ke parkiran mobil kebakaran dan meminta petugas untuk menghidupkan mesin mobil pemadam kebakaran tersebu
READ MORE - Hari Libur -Jokowi Tetap Jalan-Jalan

Jokowi Sidak Dinas Damkar



NDP-Jokowi usai inspeksi mendadak di Kantor Pemadam Kebakaran di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Jokowi bersama istri juga sempat bersalaman dengan kerumunan massa yang mendatanginya.

"Buat Jakarta kayak Solo ya, Pak," kata salah seorang dari kerumunan warga itu.

Jokowi tersenyum dan mengacungkan jempol kepada orang tersebut. "Kita bangun Jakarta sama-sama lah," jawab Jokowi.

Sejak Sabtu pagi, Jokowi kembali berkeliling Jakarta mengendarai Kijang Innovanya diikuti dua sepeda motor pengawal dari Dinas Perhubungan. Jokowi beserta istrinya, Iriana, meninjau Kali Poncol, Kecamatan Mampang, Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Inspeksi mendadak ini sontak menjadi perhatian warga.

Saat melakukan sidak, seperti biasa Jokowi memilih mengendarai Kijang Innovanya diikuti dua sepeda motor pengawal dari Dinas Perhubungan. Jokowi beserta istrinya, Iriana, meninjau Kali Poncol, Kecamatan Mampang, Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Inspeksi mendadak ini sontak menjadi perhatian warga.

"Kami juga kaget kok pas Pak Jokowi datang, tadi dia tidak banyak ngomong. Cuma datang lalu memerhatikan kali, setelah itu ke kantor lurah, terus pulang," ujar Nurdin, warga yang tinggal di tepi Kali Poncol.

Saat sidak, Jokowi merasa khawatir dengan kondisi perumahan di pinggir kali itu. ""Rencananya rumah yang tidak layak huni di sekitar sini, akan dikeruk," katanya tanpa penjelasan lebih lanjut.
READ MORE - Jokowi Sidak Dinas Damkar

Terduga Teroris Kebon Kacang ditangkap Saat Membagikan Daging Qurban



NDP-Detasemen Khusus 88 Antiteror selain melakukan penangkapan terduga teroris di Palmerah, Jakarta Barat, juga mengamankan seorang pria berinisial NT di rumah orangtuanya, kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

“Pas membawa plastik berisi daging kurban untuk tetangga, langsung ditarik oleh Densus 88 berpakaian preman. Habis itu dia dibawa masuk ke dalam mobil,” ujar keponakan NT, Arif Fahriansyah di depan rumah orangtua NT, Sabtu (27/10).

Sontak saja penangkapan NT membuat kaget keluarga, termasuk masyarakat yang sedang berkerumun di sekitar Masjid Baitul Karim, karena menunggu jatah kurban. Apalagi, saat penangkapan, Densus 88 Antiteror membawa senapan M16.

Menurut Arif, NT adalah anak bungsu dari sembilan bersaudara. Keluarga tak percaya atas penangkapan ini mengingat sehari-hari, NT dekat dengan keluarga dan bergaul dengan lingkungan sekitar.
READ MORE - Terduga Teroris Kebon Kacang ditangkap Saat Membagikan Daging Qurban

Tiga Terdakwa Pemotert Novi



NDP-Penyidik dari Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Metro Jaya, mengidentifikasi tiga pelaku penyebar foto-foto syur model Novi Amelia di dalam tahanan Polsek Tamansari, Jakarta. Mereka yakni dua polisi dan satu wartawan.

Dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/10), Kepala Bidang Humas Kombes Pol Rikwanto, mengatakan, ketiga orang itu diketahui telah memotret Novi saat model itu hanya mengenakan pakaian dalam.

Dua polisi itu dari Polsek Taman Sari berinisial HS dan DI, serta seorang wartawan berinisial WO. Rikwanto mengatakan penyidik belum mengetahui apakah dua polisi dan satu wartawan itu juga yang mengunggah foto-foto Novi ke berbagai media sosial.

Rikwanto menjelaskan HS adalah perwira pengawas, yang dari hasil pemeriksaan kedapatan menyimpan empat foto terkait Novi. Dua foto diakui HS diambil sendiri saat di lokasi kecelakaan, sementara dua foto lainnya didapatnya dari WO.



Sementara DI yang merupakan anggota Polisi Wanita kedapatan telah memotret Novi sebanyak dua kali dengan menggunakan telepon seluler miliknya. Dari hasil pemeriksaan, kedua foto tersebut berbeda dengan yang kini beredar di masyarakat.

Menurut Rikwanto, Divisi Propam Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mendalami kasus itu. Penyidik akan mencari tahu pelaku yang mengunggah foto-foto syur Novi ke dunia maya. Jika terungkap, pelaku dapat dijerat Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.




READ MORE - Tiga Terdakwa Pemotert Novi

Densus Terus Buru Terduga Teroris



NDP-olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah yang dihuni terduga teroris Agus Anton Figian di Desa Sewulankulon, Madiun, Jawa Timur.

"Secara teknis kita hanya bertugas mengamankan lokasi, karena besok pagi (hari ini) akan ada Tim Labfor dari Mabes Polri yang akan melakukan olah TKP," kata Kapolresta Madiun, AKBP Adi Derian Jayamarta, Sabtu (27/10/2012) malam.

Di rumah sewaan Agus, polisi menemukan bahan peledak di antaranya detonator dan tabung gas berisi mesiu. "Di Perumahan Puri Amarta telah dilakukan dua kali peledakan 6 detonator serta 2 tabung LPG 3 kg berisi mesiu," tambah Adi.

Satu tabung lainnya dikirim ke Mabes Polri untuk diteliti. Di rumah yang diduga memiliki bunker berisi peralatan membuat bom ini masih dipasangi garis polisi.

Bambang, warga sekitar mengakui curiga dengan aktivitas Agus sejak dua bulan terakhir. Banyak tamu tak dikenal yang berkunjung ke rumah tersebut.
READ MORE - Densus Terus Buru Terduga Teroris

Indonesia Sudah Memasarkan Windows 8



NDP-Sehari setelah peluncuran global pada 26 Oktober 2012, Microsoft telah menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan Windows 8 di Indonesia.

"Sudah ada 500 retail melalui ribuan tokonya yang sudah memasarkan sistem operasi ini," kata Andreas Diantoro, President Director Microsoft Indonesia

Mulai hari ini, Windows 8 Pro dalam bentuk DVD sudah hadir di seluruh Indonesia dan dapat dibeli dengan harga 69,99 dollar AS (sekitar Rp 650.000). Harga ini untuk yang akan melakukan upgrade dari Windows lama (Windows XP, Vista, dan Windows 7).

Untuk upgrade dengan cara online, konsumen yang saat ini menjalankan PC dengan Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7, berhak untuk mengunduh Windows 8 Pro dengan harga 39,99 dollar AS. Penawaran ini berlaku sampai dengan akhir Januari 2013,

Sedangkan, konsumen pengguna yang perangkat dengan Windows 7-nya dibeli antara 2 Juni 2012 dan 31 Januari 2013 bisa mengunduh Windows 8 Pro dengan harga 14,99 dollar AS melalui www.windowsupgradeoffer.com.

Untuk merayakan kehadiran sistem operasi terbaru ini, Microsoft Indonesia menggelar "Device Day" di Mal Taman Anggrek, Jakarta, dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2012.

Ada sekitar 50 komputer, laptop, dan perangkat tablet berbasis Windows 8 yang dipamerkan di acara ini, diantaranya produk dari Acer, ASUS, Dell, Fujitsu, HP, Lenovo, LG, Samsung, Sony, dan Toshiba.

"Windows 8 ini bisa dijalankan di smartphone, tablet, dan notebook dengan sistem operasi yang sama," lanjut Andreas.

Andreas juga banyak menjelaskan kelebihan perangkat tablet berbasis Windows 8, jika dibandingkan dengan tablet lain.

"(Tablet) yang lain hanya bisa untuk entertainment, sedangkan tablet Windows 8 bisa untuk bekerja yang serius dan terproteksi," jelas Andreas.

"Windows 8 merupakan sistem operasi buat kerja dan bermain," tambahnya.
READ MORE - Indonesia Sudah Memasarkan Windows 8

AsStaf Khusus Presiden Tertangkap Nyabu

Sabtu, 13 Oktober 2012




NDP-Beredar kabar seorang asisten staf khusus presiden ditangkap kepolisian Polisi Daerah Bengkulu, Jumat (12/10) malam. Tetapi pihak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) belum mengetahui kabar tersebut. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat ditemui di Wisma Antara seusai menjadi pemateri diskusi yang diselenggarakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Sabtu (13/10) mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Bahkan saat ditanya terkait kabar tersebut, Boy balik bertanya kepada wartawan. “Kapan itu?,” ujar Boy. “Saya belum bisa sampaikan, karena saya belum mendapatkan kabar tersebut,” kata Boy menyambung perkataannya.

Sempat beredar bahwa WAP yang bekerja sebagai asiten dari staf khusus presiden bidang bencana alam, tertangkap kepolisian saat sedang menggunakan narkoba, kemudian yang bersangkutan dilepas kembali.

Sementara Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan pihak istana masih akan melakukan pengecekan terhadap kabar tersebut. "Saya cek dulu ya. Karena tidak hafal nama seluruh asisten dan pembantu asisten SKP," ungkap Julian. Apalagi, menurut dia banyak orang yang mengaku sebagai asisten bahkan SKP untuk kepentingan tertentu atau tindakan yang tidak jelas urusannya dengan agenda Presiden. Tetapi Julian menegaskan, bila informasi tersebut benar, pihaknya tidak akan menghalang-halangi untuk dilakukan poses penegakan hukum. "Equality before the law, seraya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," ucap juru bicara presiden.

READ MORE - AsStaf Khusus Presiden Tertangkap Nyabu

Novi Pengemudi Bugil Menggunakan Ekstasi




NDP-Kecelakaan maut kembali terjadi dan kali ini pelakunya adalah Novi Amalia, seorang model majalah dewasa. Yang mengejutkan, rupanya Novi mengendarai mobilnya, Honda Jazz merah bernopol B 1864 POP, dalam keadaan nyaris telanjang.

Novi yang ditemukan lemas seusai kecelakaan di wilayah Tamasari, Jakarta Barat, tersebut hanya mengenakan bra dan celana dalam. Ia diduga mabuk saat mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan hingga akhirnya menabrak 7 orang termasuk 2 polisi yang berusaha menghalanginya.

“Saat ditangkap, pengemudi dalam kondisi mabuk. Saat ditangkap, pengemudi hanya mengenakan celana dalam dan bra,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Barat AKP Rahmat Dahlizar.

Setelah diamankan, Novi yang diduga mengalami depresi berat sempat membuat heboh di kantor polisi. Ia menjerit-jerit sambil menggebrak meja, Novi bahkan menolak menutupi tubuhnya saat seorang polwan membawakannya baju. Dari hasil tes urin yang sempat dijalani Novi, model yang kabarnya depresi akibat masalah keluarga ini dinyatakan positif memakai ekstasi.

Polisi tampaknya agak kesulitan mengungkap identitas detail tentang Novi. Dalam akta keluarga, putri dari pasangan Suhardi dan Asmawati tersebut rupanya sudah menikah namun nama suaminya tidak diketahui. Polisi juga mendapatkan info bahwa alamat rumahnya ada di Jl.Masda No 13 A RT 6/9 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Sayangnya, alamat itu hanyalah alamat fiktif.

Menurut polisi, model berambut panjang dengan kaki jenjang yang dihiasi tato kupu-kupu tersebut belum bisa dimintai keterangan. Namun kabarnya, kecelakaan ini bukan pertama kalinya bagi Novi karena ia juga pernah menabrak orang beberapa bulan lalu.
READ MORE - Novi Pengemudi Bugil Menggunakan Ekstasi

Presiden Instruksikan Kasus Dugaan Korupsi Simulator SIM Ditangani KPK

Selasa, 09 Oktober 2012



NDP-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tadi malam, Senin (8/10/2012) menampik tudingan melakukan pembiaran atas kisruh yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri belakangan ini dan memberikan beberapa solusi untuk menangani konflik KPK dan Polri.

"Pertama, penanganan hukum dugaan korupsi simulator SIM yang melibatkan Irjen Djoko Susilo ditangani KPK dan tidak dipecah," ujar SBY sambil menambahkan, jika ada kasus di luar itu, Polri bisa menanganinya.

SBY beralasan, jika dalam penyidikan cukup bukti, maka pejabat kepolisian yang tersangkut dugaan korupsi simulator SIM dapat dituntut secara bersama-sama. Sebelum ada solusi ini, Polri tak mau kalah dari KPK dengan menetapkan tersangka menurut versinya.

Menyoal penangkapan terhadap Kompol Novel Baswedan atas dugaan pidana yang dilakukan pada 2004 silam, SBY juga menilainya tidak tepat termasuk waktunya. Jika penegakkan hukum terhadap Novel dilakukan tanpa keadilan, hal itu tak boleh terjadi.

Ketiga, soal perselisihan masa jabatan waktu penyidikan personil Polri di KPK, lanjut SBY, perlu diatur kembali. Ia meminta soal ini, Polri dan KPK harus rembukan lagi.
Keempat, SBY belum menyetujui adanya upaya revisi rencana UU KPK. "Pemikiran dan rencana revisi UU KPK sepanjang menguatkan KPK dimungkinkan saja. Tapi saya pikir kurang tepat sekarang ini," terangnya.

Kelima, SBY berharap agar KPK dan Polri dapat memperbaharui MoU-nya untuk banyak hal. Termasuk soal pembantuan personil Polri sebagai penyidik di KPK. Sebaliknya, KPK juga diminta berkoordinasi dengan Polri.
READ MORE - Presiden Instruksikan Kasus Dugaan Korupsi Simulator SIM Ditangani KPK

Jokowi Tidak Akan Membeli Rumah Di Jakarta

Senin, 24 September 2012


NDP-Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak punya rumah di Jakarta. Tapi ia juga tidak berniat membeli rumah saat menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia hanya akan menempati rumah dinas saja.

"Di sini (Jakarta) ngapain beli rumah. Kan ada rumah dinas toh. Memang enggak boleh ditempati toh? Masak beli rumah. Mahal," kata Jokowi dalam jumpa pers di Posko Kemenangan di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).

Wali Kota Surakarta ini juga menyatakan tak akan membawa anak-anaknya ke Jakarta. Ia hanya akan membawa istrinya untuk mendampingi di Ibu Kota. Menurutnya, anak-anaknya tetap beraktivitas di Solo, Jawa Tengah.

"Anak saya udah gede-gede. Pindah ke sini paling saya sama istri. Anak-anak saya sekolah di sana, sudah kerja di sana," ujar Jokowi.

Ia menjelaskan, selama masa kampanye di Jakarta, ia tinggal di rumah temannya di Gang Arab, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Orang sebut rumah Jokowi. "Tapi bukan rumah Jokowi. Itu rumah teman saya," ungkap Jokowi.
READ MORE - Jokowi Tidak Akan Membeli Rumah Di Jakarta

SMA 70 dan SMA 6 Bulungan Tawuran 1 Siswa Tewas




NDP-Polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku pembacokan siswa kelas X SMA 6 Bulungan, Jakarta Selatan. Saat ini polisi sedang memburu terduga pelaku.

"Masih dalam pengejaran, inisialnya FT, siswa kelas 3 SMA 70," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, kepada detikcom, Senin (24/9/2012).

FT diduga sebagai pelaku pembacokan siswa kelas X SMA 6 Bulungan, Alawy, yang tewas bersimbah darah di depan KFC Bulungan.

Seperti diketahui tawuran antara siswa SMA 6 dan SMA 70 Jakarta kembali pecah di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Tawuran ini menyebabkan seorang siswa SMA 6 kelas X tewas akibat kena bacok di bagian dada.

Korban tewas bernama Alawy. Dia merupakan siswa kelas X berusia 15 tahun. Menurut saksi mata ketika tawuran pecah, Alawy sedang makan gulai di tikungan Bulungan (gultik). Dia lantas lari menyelamatkan diri bersama teman-temannya.

Malang, dia terjatuh di depan KFC Bulungan dan langsung mendapat sabetan celurit di dadanya. Remaja kelahiran 1997 itu pun meninggal dunia.

Jarak SMA 6 dan SMA 70 berjarak 300 meter saja, tak jauh dari Blok M Plaza. Siswa kedua SMA unggulan itu selama ini sering tawuran.
READ MORE - SMA 70 dan SMA 6 Bulungan Tawuran 1 Siswa Tewas

Anas Mengaku Tidak Tahu Kasus Hambalang, Nazarudin Berang

Kamis, 28 Juni 2012



NDP-Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, mengatakan, Angelina Sondakh berperan sebagai koordinator yang mengatur proyek pengadaan sarana dan prasarana 16 universitas Kementerian Pendidikan Nasional. Menurut Nazaruddin, fee dari proyek universitas tersebut sebagiannya digunakan untuk membayar event organizer (EO) pemenangan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat dalam Kongres Partai Demokrat 2010.

"Jadi, uang itu salah satunya dibayar juga untuk EO (Event Organizer) pemenangan Anas jadi ketua umum. Ada Rp 16 miliar," kata Nazaruddin di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/6/2012), seusai diperiksa penyidik.

Nazaruddin diperiksa sebagai saksi untuk Angelina, tersangka kasus dugaan suap pengganggaran proyek pengadaan sarana prasarana universitas Kementerian Pendidikan Nasional dan proyek wisma atlet SEA Games, Kementerian Pemuda dan Olahraga. Nazaruddin juga mengklaim memiliki bukti berupa kwitansi pembayaran ke event organizer tersebut. Bukti itu, katanya, sudah diserahkan ke penyidik KPK.

Selain untuk bayar EO, uang proyek pengadaan sarana dan prasarana universitas itu digunakan untuk membayar hotel tempat para pendukung Anas menginap. "Hotel yang dibayar tiga kali, di Hotel Sultan untuk deklarasi, dan dua kali pertemuan DPC (dewan pimpinan cabang) untuk memilih Anas jadi ketua umum," kata terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games itu.

Nazaruddin menambahkan, bukan hanya Angelina yang mengelola proyek pengadaan sarana dan prasarana di 16 universitas itu melainkan ada sejumlah pihak lainnya. "Banyak orang lain juga yang mengelola. Salah satunya yang saya bilang Universitas Haluoleo, Pattimura, itu," ucap Nazaruddin.

Seusai diperiksa Selasa (5/6/2012) lalu, Nazaruddin menyebut Angelina menerima uang Rp 5,5 miliar dari tiga universitas, yakni Universitas Haluoleo Sulawesi Tenggara, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, dan Universitas Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Uang itu, menurut Nazaruddin, sebagiannya digunakan untuk membiayai percetakan kalender partai bergambar Anas Urbaningrum.
READ MORE - Anas Mengaku Tidak Tahu Kasus Hambalang, Nazarudin Berang

Korban Foker 27 Akan Mendapatkan Santunan dari ASABRI, TNI dan Pemrintah

Jumat, 22 Juni 2012




NDP-Menurut keterangan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Dede Rusamsi mengatakan, semua korban jatuhnya pesawat Fokker 27 mendapat asuransi. Meski demikian, dia tidak bisa menyebutkan nominal besaran asuransi yang diberikan.

"Asuransi sudah pasti sesuai prosedur. Semua kru kan sudah ada dari Angkatan Udara. Tidak bisa disebutkan besarnya, tapi indeksnya sudah ada," ujarnya seusai upacara penghormatan terakhir di Skadron Udara II, Halim Perdanakusuma, Jumat (22/6/2012).

Kepala Sub Dinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel Agung Sasongkojati mengatakan, bagi keluarga yang rumahnya hancur tertimpa reruntuhan pesawat, pihaknya akan melakukan perbaikan. Untuk sementara waktu, keluarga tersebut akan ditempatkan di mes setempat.

"Semua keluarga yang rumahnya hancur akan ditempatkan di mes sekitar Lanud Halim atau rumah dinas milik TNI AU yang belum ditempatkan," ujarnya.

Agung mengungkapkan, pihaknya fokus pada perbaikan rumah korban serta pembersihan tempat kejadian dari puing-puing pesawat. Untuk proses serta target perbaikan hingga selesai, diserahkan ke Komandan Lanud Halim.

"Yang jelas pihak TNI AU akan bertanggung jawab penuh atas perbaikan rumah yang tertimpa pesawat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, pesawat latih Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara jatuh dan menimpa delapan bangunan di RT 11 RW 10, Jalan Branjangan 2, Kompleks Rajawali, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Kamis (21/6/2012) pukul 14.40 WIB.

Sebelas orang di antaranya adalah tujuh awak pesawat dan empat lainnya adalah penduduk tewas dalam musibah tersebut. Tujuh awak atas nama Mayor penerbang Heri Setiawan, kopilot Teknik Agus Supriadi, Letda PNS Ahmad Syahroni, Serka Wahyudi, Serma Simmulato, Lettu Paulus, dan Sertu Purwo Adianto. Sementara empat orang warga sipil atas nama Brian, Naflin, Martina, dan Onci.
READ MORE - Korban Foker 27 Akan Mendapatkan Santunan dari ASABRI, TNI dan Pemrintah

Korban Foker, Letda Syahroni Baru Satu Bulan Menikah

Kamis, 21 Juni 2012




NDP-Salah seorang anggota TNI Angkatan Udara yakni Letda Ahmad Syahroni tewas dalam kecelakaan pesawat Fokker 27 yang jatuh di komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Syahroni meninggalkan seorang istri yang baru saja dinikahinya sebulan lalu. "Itu istrinya Syahroni, pengantin baru, sebulan lalu," ujar kerabat korban, Khoyum, di kamar jenazah RSAU Esnawan Antariksa, Kamis (21/6).

Menurut ayah kandung Syahroni, anak keduanya itu baru menikah 20 Mei 2012. Selama bertugas, Syahroni mendiami mess yang berada di dalam komplek TNI AU Halim Perdana Kusuma.

Keluarga berencana membawa jenazah perwira pertama TNI AU ini malam nanti. Almarhum Syahroni akan dibawa ke Cicalengka, Jawa Barat. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, istri Syahroni yang menggunakan kerudung warna biru tua tampak terus menangis.

Perempuan muda itu sempat berdialog dengan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi. Namun, ia masih terus menangis histeris.

Pihak keluarga Syahroni saat ini juga masih berkumpul di RSAU Esnawan Antariksa hingga Kamis pukul 21.30 WIB. Seluruh keluarga korban masih menunggu jenazah dipulangkan.

Syahroni merupakan salah seorang awak pesawat Fokker 27 yang tewas dalam kecelakaan pesawat itu. Pesawat Fokker tiba-tiba saja jatuh di pemukiman warga Komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma siang tadi.

Seluruh korban mencapai 10 orang yang terdiri dari anggota TNI AU dan sipil yang tertimpa badan pesawat.
READ MORE - Korban Foker, Letda Syahroni Baru Satu Bulan Menikah

Keluarga Mayor Yahanes Berduka, Korban Jatuhnya Foker 27-08




NDP-Jakarta, keluarga Besar TNI AU dan Dunia Penerbangan Indonesia Berduka, setelah pesawat SJ Sukhoi jatuh di gunung Salak. Sekarang Pesawat Latih Foker 27-08 Milik TNI AU Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma.

Keluarga Myor Penrbang Yohanes sangat berduka karena 4 orang diantara korban sipil jatuhnya pesawat Foker tersebut adalah Ibunda, adik, Anak dan keponakan Mayor Yohanes.

Walaupun seketika peristiwa terjadi seluruh korban sudah diselamatkan ke RS Esnawan Antariksa, dan pihak dokter Rumah Sakit lanud TNI AU Halim Perdana Kusuma sudah berusaha dengan maksimal.

Letda Ahmad Syahroni tewas dalam kecelakaan pesawat Fokker 27. Syahroni diketahui baru satu bulan menikah, yakni pada 20 Mei 2012.

"Syahroni meninggalkan seorang istri yang baru saja dinikahinya sebulan lalu pada 20 Mei 2012," ujar kerabat korban, Khoyum, di kamar jenazah RS Pusat TNI AU Esnawan Antariksa, Jakarta, Kamis (21/6).

Sementara itu, ayah Syahroni mengatakan, pihak keluarga akan membawa jenazah ke kampung halaman di Cicalengka, Jawa Barat.

"Keluarga berencana membawa jenazah malam ini," kata dia.

Seperti diketahui, Pesawat Fokker 27 jatuh di pemukiman di kawasan Halim, Jakarta Timur, Kamis (21/6) sekitar pukul 14.45 WIB.

Akibat kecelakaan itu, 10 orang tewas, sementara 12 lainnya luka-luka.
READ MORE - Keluarga Mayor Yahanes Berduka, Korban Jatuhnya Foker 27-08

Umar Patek Di Vonis Tahanan 20 tahun



NDP-Jakarta, Setelah proses persidangan yang membutuhkan waktu panjang akhirnya Umar Patek Terdakwa Terorisme pelaku pengeboman Bom Natal dan Bom Bali I, akhirnya dijatuhi vonis hukuman 20 tahun penjara.

Umar Patek akan menggunakan haknya untuk mengajukan banding dalam waktu 7 hari.

"Kami sangat kecewa dengan keputusan majelis, di mana terdakwa divonis selama 20 tahun," jelas Asludin kepada wartawan di gedung pengadilan Jakarta Barat, Kamis (26/6/2012).

Menurutnya pertimbangan majelis sudah benar, namun keputusannya tidak sesuai dengan pertimbangan yang diakui majelis, di mana terdakwa sudah mengakui semua kejahatan yang dilakukannya dan perbuatanya yang dilakukan atas keterpaksaan psikologis dari para seniornya.

"Dia sudah mencegah aksi teroris dalam bom Bali dan Natal, namun dia tidak memiliki kemampuan untuk menolaknya. Seharusnya tidak 20 tahun," katanya.

Namun, ia menambhkan, mengenai pengajuan hak banding, Umar Patek ingin berkonsultasi kepada kluarganya, kemungkinan Senin atau Selasa depan baru akan diajukan.

Asludin mengatakan, seharusnya keputusan yang dijatuhkan ketua majelis hakim dibandingkan dengan Idris tersangka bom Bali 1.
READ MORE - Umar Patek Di Vonis Tahanan 20 tahun

Internasional

Ke Halaman Depan

 
 
 

Berita Populer

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

followers